Cara Mudah Membuat Paspor Unruk Umroh

 On Rabu, 08 Oktober 2014  

Cara Membuat Paspor untuk Jamaah Umroh

Paspor merupakan dokumen resmi yang wajib dimiliki oleh seseorang sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk perjalanan melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci. Paspor dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Paspor berisi biodata pemegangnya yang meliputi antara lain foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan dan kadang-kadang juga beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual. Paspor biasanya diperlukan untuk perjalanan internasional karena harus ditunjukkan ketika memasuki perbatasan suatu negara. Paspor akan diberi cap (stempel) atau disegel dengan visa yang dilakukan oleh petugas negara tempat kedatangan.
 
Disamping secara offline, paspor juga bisa dibuat via online. Saat ini beberapa negara telah mengeluarkan apa yang disebut e-paspor atau elektronik paspor. e-paspor merupakan pengembangan dari paspor kovensional saat ini di mana pada paspor tersebut telah ditanamkan sebuah chip yang berisikan biodata pemegangnya beserta data biometrik-nya.Data biometrik ini disimpan dengan maksud untuk lebih meyakinkan bahwa orang yang memegang paspor adalah benar orang yang memiliki dan berhak atas paspor tersebut.
 
Syarat-Syarat Pembuatan Paspor
 
Anda harus mengetahui syarat-syarat pembuatan paspor sebelum mendatangi kantor imigrasi terdekat. Syarat-syarat tersebut berkenaan dengan dokumen-dokumen yang harus anda bawa ke kantor imigrasi. Beberapa dokumen tersebut antara lain; 

1. Kartu tanda penduduk atau KTP yang sah dan masih berlaku.
2. Kartu Keluarga (KK)
3. Ijazah terakhir dan Akta kelahiran
4. Surat Nikah bagi yang telah menikah

Proses Pengajuan Pembuatan Paspor Secara Online

Untuk mengurus secara online yang harus dilakukan adalah mengunjungi website www.imigrasi.co.id
masuk ke menu layanan paspor online dan memilih “Pra-permohonan Personal”.  calon jamaah umroh akan diminta mengisi seluruh data yang dibutuhkan dilanjutkan dengan mengunggah (upload) hasil scan KTP, KK serta Akta Kelahiran/Ijazah/Surat Nikah.  diminta untuk memastikan di kantor imigrasi terdekat.  print form tersebut dan Anda hanya akan memberikan hasil print form tersebut yang memiliki barcode kepada petugas yang akan mengisi database di kantor imigrasi. Di sinilah kelebihan mengurus paspor secara online karena Anda tidak perlu mengisi form secara manual.

Proses Pengajuan Pembuatan Paspor Secara Offline

Apabila ingin mengurus secara offline atau langsung dengan mendatangi Kantor Imigrasi terdekat, maka calon jamaah harus membawa seluruh dokumen ASLI di atas pada bagian Syarat-syarat Membuat Paspor
membeli form isian dan mengisinya menyerahkan semua dokumen (sebelumnya di copy diatas kertas A4) untuk discan dan diproses oleh petugas keimigrasian.

Persiapan Dari Rumah

Sebelum mendatangi kantor imigrasi tempat Anda mengurus paspor, baik yang telah mendaftar secara online maupun offline, pastikan Anda

membawa semua dokumen ASLI yang diminta dalam persyaratan di atas
Anda juga akan diminta membeli map hijau dan materai Rp. 6000 (biasanya tersedia di koperasi Kantor Imigrasi)
masukkan seluruh dokumen baik yang fotocopy maupun asli ke dalam map hijau tersebut.

Form Isian

Form isian tersebut berisi pertanyaan seputar nama, alamat, tempat & tanggal lahir, negara yang akan dituju, dan tujuan Anda kesana. Khusus untuk calon jamaah umroh, data isian nama wajib berisi nama dengan 3 (tiga) suku kata tanpa gelar. Bila nama Anda hanya terdiri dari 2 suku kata maka Anda akan diminta menuliskan satu suku kata lagi yaitu nama ayah Anda.

Surat Pengantar

Setelah lolos verifikasi, petugas imigrasi akan memberikan surat pengantar ke petugas administrasi di front office, dan Anda diminta untuk menukarnya dengan nomor antrian berkode C guna melakukan pembayaran sebesar Rp. 255.000,- untuk paspor 48 lembar (paspor 24 lembar disediakan khusus untuk TKI).

Foto untuk Paspor

Setelah melakukan pembayaran, Pemohon paspor online langsung menuju lokasi pengambilan foto dan sidik jari. Pada saat pengambilan foto, seluruh atribut yang melekat di kepala harus dilepas (kacamata, softlens, peci, dll) KECUALI JILBAB bagi perempuan. Setelah proses pengambilan foto dan sidik jari selesai, pemohon diminta untuk menunggu panggilan untuk proses wawancara.

Wawancara Paspor

Di meja wawancara, Pemohon akan ditanya mengenai negara serta tujuan pembuatan paspor, untuk calon jamaah umroh Anda menjawab, negara tujuan Arab Saudi dan bermaksud melaksanakan ibadah umroh. Anda juga akan diminta menunjukkan dokumen asli berupa KTP, KK, Ijazah dan atau surat nikah.

Apabila dalam proses wawancara tidak ditemukan kesalahan penulisan nama, maka pemohon diminta untuk meneliti kembali data yang telah masuk serta menandatangani buku paspor. Petugas wawancara berhak menangguhkan permohonan paspor jika pada hasil wawancara ditemukan keraguan perihal identitas serta jati diri pemohon. Selanjutnya akan dilaksanakan tahap meneliti lebih lanjut. Jika hasil penelitian kelanjutan dapat dibuktikan ada pelanggaran keimigrasian maka permohonan paspornya akan ditolak.

Waktu Pengambilan Paspor

Setelah wawancara selesai dan hasil wawancara paspor baik, maka selesailah proses pengajuan paspor. Waktu pengambilan paspor paling lama 4 (empat) hari kerja setelah proses wawancara.
Demikian prosedur pengurusan paspor untuk tujuan umroh, semoga bermanfaat dan dapat membantu calon jamaah agar lebih mudah dalam mengurusnya. Hindari penggunaan calo yang tidak dikenal karena mengurus paspor sendiri ternyata lebih mudah dan aman.

Macam-macam Paspor Indonesia

1. Paspor Umum. Ciri-cirinya: sampul hijau, umum untuk semua warga negara Indonesia (WNI) yang akan ke luar negeri. Berbentuk buku ada yang berisi 24 dan 48 halaman. Paspor umum ini yang digunakan oleh jamaah umroh.
2. Paspor Dinas. Ciri-cirinya: sampul biru, khusus untuk pegawai negeri dan pemerintah yang akan melaksanakan tugas ke luar negeri. Di bagian sampul depan paspor ada tulisan: Paspor Dinas.
3. Paspor Haji. Ciri-cirinya: warna cokelat, khusus untuk warga negara Indonesia yang akan berhaji ke Saudi Arabia. 
4. Paspor lainnya seperti paspor diplomatik (warna hitam), paspor kelompok (dalam satu kelompok hanya ada satu paspor), paspor biometrik, dan lain-lain.

Catatan:
Untuk membantu kelancaran proses administrasi persyaratan dokumen calon jamaah umroh, Denatour memberikan pelayanan jasa pembuatan paspor dan tambah nama paspor menjadi 3 kata/huruf. Calon jamaah memberikan syarat-syarat permohonan pembuatan paspor seperti di atas dan nanti akan diinfo oleh staf Denatour ketika akan foto, wawancara, dan pengambilan paspor.
Referensi paket umroh dan hal terkait dapat dilihat di artikel Umroh 2016 atau Umroh Murah 2016.

Cara Mudah Membuat Paspor Unruk Umroh 4.5 5 heru wahyudi Rabu, 08 Oktober 2014 Cara meudah membuat paspor umroh Cara Membuat Paspor untuk Jamaah Umroh Paspor merupakan dokumen resmi yang wajib dimiliki oleh seseorang sebelum melakukan perjalanan ke ...


Back to top